Jumat, 08 Juli 2016

Heaven's Feel book 2

Chapter 2
Saat Caster membuka matanya dan menatap kearah Assassin dan Kousaka,ia tersenyum karena Kousaka memiliki mana yang sangat besar dan memiliki potensi sebagai tumbal bagi Grail.Kousaka merinding ketakutan dibelakang Assassin ,ia takut Caster mengincarnya tapi Assassin menenangkannya dan berjanji akan melindunginya.Caster dengan cepat menembekkan Gandr(sejenis tembakan kutukan Norwegia yang jika seseorang terkena tembakan ini ia akan pingsan selama beberapa hari dengan luka yang sukar disembuhkan)ke arah Assassin .Tetapi dengan reflek yang cepat Assassin menangkisnya dengan pisau yang ia keluarkan dari lengannya.Lalu tidak berhenti Caster menghujaninya deangan Gandr ia membuat lambang sihir perangkap petir ditanah untuk menyengat Assassin dan Kousaka.Beruntunglah Assassin berhasil menghindarinya dan melindungi Kousaka dari semua trik Caster.Ia lalu lari menyerang dengan menahan semua Gandr yang ditembakkan kearahnya serta menghindari semua jebakan dengan cepat. Caster yang semakin kesal lalu menggunakan sihir percepatan dan memindahkan tubuhnya kebelakang Kousaka.Assassin yang melihat itu lalu melemparkan pisaunya ke arah Caster dengan sangat cepat.Untuk menghindarinya Caster terpaksa menggunakan sihir pengendali waktu Time alter : Double Accel .Tetapi ia malah dipaksa mundur dan menjauh dari Kousaka berkat serangan pisau pisau dari Assassin.Caster terus dibuat kerepotan oleh Assassin meskipun semua serangannya dapat ditebak dan dibaca oleh matanya tetapi ia malah dipaksa mundur dan bertahan seolah olah Assassin mempunyai kemampuan Eye of Future sepertinya.Selain itu ia juga dipaksa menunjukkan banyak teknik sihirnya seperti Double Accel,Triple Accel,Square Accel,Triple Stagnate,Double Leap,Triple Leap,Dimension leap,Time Lower,Thunderbolt,Fire ring,Dark wall,Speed of Boost,Thunder force,Arrow of Fire,Predict Eye ,Emperor time dan masih banyak lagi.Tentunya itu semua menguras banyak sekali mana dan staminanya sehingga terpojok untuk menggunakan Hougu-nya. Tiba tiba dari arah selatan,seorang kesatria berarmor putih perak datang dengan menungganggi kuda dan menyerang Assassin dan Caster.Tetapi baik Caster ataupun Assassin dapat menghindarinya walaupun serangannya sangat kuat.Ternyata kesatria itu adalah kelas Rider dan ia menantang Caster dan Assassin untuk melawannya.Tetapi baik Assassin dan Caster tidak menyerang karena mereka tahu kalau Rider memiliki kemampuan yang jauh diatas Assassin dan Caster,ditambah Caster sudah kelelahan bertarung dengan Assassin.Assassin lalu mundur berdiri didepan Kousaka untuk melindunginya dari Rider yang jauh lebih kuat.Assassin kemudian berbisik dan berdiskusi dengan masternya itu mengenai Rider.Rider memiliki kekuatan fisik sangat kuat,armor tebal,pertahanan segala arah dan kemampuan bertarung jauh lebih hebat darinya sehingga Assassin meminta Kousaka pergi atau tetap dibelakangnya.Kousaka memilih dibelakang Assassin karena ia ingin bertarung bersama dengannya.Tidak lama berselang Lancer datang dan menyerang Rider dengan tombaknya,tetapi Rider dapat bertahan dan membalas serangannya.Pertarungan keduanya berlangsung sengit hingga tiba tiba dari samping Caster muncul makhluk yang diselimuti asap hitam.Assassin terkejut karena makhluk itu tidak memiliki status atau apapun sebagai seorang servant dan ia perkirakan dia adalah servant kelas Berserker.Merasa pertarungannya terganggu,Rider lalu melemparkan tombaknya ke arah Berserker.Dengan cepat Berserker menebasnya dan tombak itu hancur menjadi ledakan .Lalu Berserker mengeluarkan pedangnya dan menyerang Caster dan Rider tapi Caster dan Rider menembakinya dengan tombak,panah dan berbagai jenis sihir .Namun mereka tercengang karena setiap kali tombak hasil lemparan yang disentuh olehnya berubah menjadi Hougu dan digunakan untuk menangkis semua serangan dan menyerang Rider dan Caster.Caster yang kepayahan oleh Berserker akhirnya mundur meninggalkan pertempuran.Sementara Rider dan Berserker masih bertarung sengit satu sama lain karena kemampuan bertarung mereka yang sama sama kuat. Sementara itu Archer dan masternya Edwin Scheinzberg sedang mengamati dari jauh,mereka mencari kesempatan mengalahkan semua servant sekaligus.Archer berambut putih dan berpakaian anak SMA sementara masternya bertopi dan memakai kacamata serta memakai jas coklat,celana panjang hitam dan membawa koper berisi senapan.Karena penasaran dengan Berserker,Masternya turun memburu master master yang bersembunyi sementara Archer di perintahkan menghujani mereka dengan panahnya.Archer lalu menembakkan sebuah panah yang kemudian membelah menjadi ratusan panah penghancur yang mengarah ke arena pertempuran.Sontak semua terkejut oleh seluruh panah yang turun yang membuat ledakan yang besar dan merusak seluruh fasilitas dermaga beruntunglah semua servant masih bertahan hidup dan Kousaka selamat berkat Assassin.Berserker kemudian mengarahkan serangannya ke arah Assassin dan Kousaka tetapi untunglah Assassin dapat menahannya .Berserker pun bertarung sengit dengan Assassin dan membuat Assassin terus tertekan oleh serangan Berserker yang sangat kuat.Kemampuan dan strategi Assassin tidak cukup untuk melawan Berserker yang sangat kuat serangannya dan tidak berhenti berhenti.Lalu Lancer datang dan membelah tongkat milik Berserker ,lalu ia menyerang Berserker tetapi sama seperti Assassin ia tidak berdaya melawannya.Lalu Rider datang dengan kudanya dan menabrak Berserker hingga terpelanting cukup jauh namun Berserker masih dapat bangkit.Berserker lalu menghilang dan meninggalkan pertempuran,lalu Rider menyusul pergi dari pertempuran.Assassin yang kelelahan lalu berdiskusi dengan Lancer dan Kousaka tentang servant servant tadi.Dari semua servant yang ia temui ,tidak ada satupun yang dapat dikalahkan dengan mudah jadi mereka harus membuat rencana matang untuk mengalahkan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar